Itu freelance-an tempo hari. Kalo soal kerjaan kantor, masih classified euy. Ya kalo di behance itu ibaratnya masih Work In Progress tapi gabisa dikasih feedback. Bisa repot kalo bos tau. But I'm pretty sure it's gonna be awesome works.
12.1.15
Freelance di Tengah Prahara Kerjaan Kantoran
Jam 7 malam dan saya adalah satu-satunya pegawai yang masih di kantor. Ya emang ada satpam sih tapi doi mah di luar. Saya masih berkutat sama kerjaan sampingan. Kayak orang gila kali. Ini semata-mata demi menutupi anggaran bulanan yang habis waktu pulang ke Bandung kemarin. Bukannya hemat, di Bandung malah habis buat kirim sepeda, servis gitar, beli senar, juga ongkos pp Bandung-Cibinong. Tapi alhamdulillah kerjaan sampingan yang barusan sudah berlalu. Tinggal menunggu kiriman. Kiriman karikatur juga belum ternyata. Kalau sudah ada mau saya pakai buat dekor-dekor kontrakan baru. Konon kabarnya, si empunya kontrakan lagi renov (cat ulang, bersih-bersih, ganti pintu kamar mandi, dsb). Rabu besok saya sudah bisa menempatinya.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Harga dari Rasa Syukur
Beberapa tahun sudah saya coba menutup buku usang ini tempat berbagai kelelahan pikir tertumpah. Ada masa ketika segala kecamuk dalam dada t...
-
Whatsapp is to real community as gran turismo is to real driving a car: a cheap, digital knockoff for those who can’t do better in real lif...
-
Harusnya kegelisahan ini dikeluarkan oleh seseorang pakar desain komunikasi visual yang puluhan tahun menekuni bidang tersebut terutama ya...





No comments:
Post a Comment