7.7.14

Tini Wini Mini

Jadi beginilah nasibnya si desain Mini kemarin. Rapi betul garapannya. Sebuah kebahagiaan seorang desainer adalah karya yang direalisasikan, bisa dilihat banyak orang. Dan satu lagi, karyanya itu tidak diutak-atik barang sedikitpun.





edited :

Sampai sekarang saya masih heran kenapa saya bisa ikutan lomba ini. Jelas saya menolak LGBT. Dan untuk lomba ini, bukan maksud saya mendukung gerakan menjijikan macam itu. Saya hanya tidak teliti waktu dulu membaca info perlombaan ini. Sekarang mah, yang berlalu sudahlah berlalu. Pokoknya, kalau ada lomba itu bok ya dibaca betul-betul.

No comments:

Post a Comment

Harga dari Rasa Syukur

Beberapa tahun sudah saya coba menutup buku usang ini tempat berbagai kelelahan pikir tertumpah. Ada masa ketika segala kecamuk dalam dada t...